Garut,ARNEWSONLINE.co.id – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cibalong terus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mendorong pembangunan yang merata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Rapat Sinergi Visibilitas yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Selasa (12/05/2026).
Kegiatan itu menjadi ruang koordinasi strategis yang mempertemukan unsur pemerintahan, aparat keamanan, serta stakeholder teknis guna menyamakan arah pembangunan, memperkuat sinergitas antarinstansi, serta meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan yang transparan dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Rapat dipimpin langsung Camat Cibalong Galih Mawariz, S.E., S.IP., S.Mi., dan dihadiri Danpos Cibalong Koramil 1119 Pameungpeuk Serma Iban Rustandi, perwakilan Polsek Cibalong Aiptu Asep Saepuloh, Forcam SPPG Cibalong Rahayu, Kepala PUPR Cibalong, serta unsur pemerintahan dan tokoh lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Cibalong Galih Mawariz menegaskan bahwa rapat sinergi visibilitas bukan sekadar agenda formal koordinasi, melainkan langkah nyata dalam membangun sistem kerja kolektif yang terintegrasi demi mempercepat pembangunan daerah.
Menurutnya, sinergitas menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di tingkat kecamatan, terutama agar seluruh program pemerintah dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Tujuan utama rapat ini adalah menyatukan visi dan langkah kerja seluruh unsur pemerintahan serta stakeholder agar program pembangunan berjalan lebih efektif, terukur, tertib, transparan, dan akuntabel,” ujar Galih Mawariz.
Ia menjelaskan, penguatan koordinasi lintas sektor sangat penting dilakukan guna mencegah terjadinya tumpang tindih kebijakan maupun kesenjangan pembangunan antarwilayah desa.
Selain menjadi forum evaluasi pembangunan, rapat tersebut juga menjadi sarana penyelarasan program strategis, khususnya yang berkaitan dengan penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan sektor pertanian, tata kelola pembangunan, hingga penguatan ekonomi berbasis desa.
Galih mengungkapkan, Pemerintah Kecamatan Cibalong saat ini tengah mendorong terbentuknya pola ekonomi yang mampu menghubungkan sektor pertanian, industri kecil, hingga pasar kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Menurutnya, selama ini petani kerap menghadapi persoalan panjangnya rantai distribusi hasil panen yang berdampak pada rendahnya keuntungan yang diterima masyarakat.
Karena itu, pihak kecamatan berupaya membangun sistem ekonomi yang mampu memangkas jalur distribusi sehingga hasil pertanian masyarakat dapat langsung terserap oleh industri maupun pasar yang telah disiapkan.
“Kami ingin ekonomi ini menyebar dan menyentuh seluruh sektor, khususnya pertanian. Nantinya akan dibentuk pola industri yang mampu menyerap bahan baku langsung dari masyarakat sehingga rantai ekonomi bisa dipotong dan petani mendapatkan keuntungan yang lebih baik,” katanya.
Ia menambahkan, konsep tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa serta pemberdayaan masyarakat lokal.
Galih berharap seluruh desa di wilayah Kecamatan Cibalong dapat merasakan dampak positif dari penguatan ekonomi tersebut secara merata tanpa terkecuali.
“Jangan sampai perputaran ekonomi hanya dirasakan satu atau dua desa saja. Kami ingin seluruh desa di Kecamatan Cibalong mendapatkan efek positif dari sistem ekonomi yang sedang dibangun ini,” tegasnya.
Selain penguatan ekonomi, Galih juga menyoroti pentingnya sinkronisasi data dan peningkatan visibilitas digital dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang modern dan profesional.
Menurutnya, di era digital saat ini, pemerintah dituntut mampu beradaptasi dengan sistem informasi yang cepat, terbuka, dan mudah diakses masyarakat. Karena itu, seluruh elemen pemerintahan diharapkan mampu meningkatkan kualitas koordinasi serta keterbukaan informasi publik.
“Visibilitas digital menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan. Dengan sistem yang terintegrasi, program pembangunan akan lebih mudah dipantau dan dievaluasi,” ujarnya.
Suasana rapat berlangsung penuh kekeluargaan namun tetap serius. Seluruh unsur yang hadir turut memberikan pandangan dan masukan terkait penguatan koordinasi pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran unsur TNI, Polri, hingga dinas teknis menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Kecamatan Cibalong.
Forkopimcam Cibalong berharap melalui rapat sinergi visibilitas tersebut akan lahir langkah-langkah konkret yang mampu memperkuat pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan sistem ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Dengan konsolidasi yang solid antara pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat, Kecamatan Cibalong optimistis mampu menghadirkan pembangunan yang lebih merata, berkeadilan, dan memberikan dampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
(Wawan Sutiawan)
















Leave a Reply