Advertisement

Kepala Desa Hegarmukti Ajo Subarjo: Mari Lestarikan Budaya Bangkitkan Ekonomi, Hadiri Hajat Bumi Situ Rawabinong 2026

Kepala Desa Hegarmukti Ajo Subarjo: Mari Lestarikan Budaya Bangkitkan Ekonomi, Hadiri Hajat Bumi Situ Rawabinong 2026

Kabupaten Bekasi, ARNews || Kepala Desa Hegarmukti Ajo Subarjo kembali menggelar acara Hajat Bumi di Situ Rawabinong Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, Sabtu, 11 Juli 2026 hari ini. Acara tahunan setiap Muharram tersebut digelar sebagai kegiatan untuk “menjalin tali silaturahmi dan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan YME” yang difasilitasi oleh pemerintah desa. “Tetap kita jaga tradisi ini (Hajat Bumi Situ Rawabinong) sejak tahun 1917, tujuannya selain mengingatkan sejarah perjuangan para pendiri desa, juga untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan mempererat kebersamaan seluruh warga Desa Hegarmukti khususnya, masyarakat Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi pada umumnya,” kata Ajo Subarjo

Dia mengatakan Hajat Bumi Situ Rawabinong merupakan wujud ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi, penghormatan kepada leluhur pembuka wilayah, serta sarana mempererat silaturahmi dan gotong royong warga. “Kegiatan budaya ini, bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekitar, warung-warung, UMKM, semua itu bisa jadi sumber pendapatan masyarakat,” katanya.

Diakuinya bahwa Desa Hegarmukti memiliki destinasi wisata Situ Rawabinong yang berdampak positif untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar. “Kita patut berbangga hati karena Desa Hegarmukti merupakan salah satu dari 100 Desa Wisata yang memperoleh Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) pada tahun 2021. Profil resmi desa kita (Desa Hegarmukti) bahkan diekspose pemerintah pusat melalui laman direktori Jadesta Kemenparekraf”. “Desa kami menawarkan perpaduan wisata budaya dan wisata alam, termasuk situs Situ Rawabinong serta tradisi turun-temurun Hajat Bumi,” papar Ajo Subarjo.

Adapun dalam Hajat Bumi Situ Rawabinong tahun 2026 yang akan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026 mulai pukul 08.00 WIB (hari ini), pihaknya telah mempersiapkan berbagai hiburan dan pelayanan untuk warga di Area Wisata Situ Rawabinong, Kp. Rawa Binong, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Rangkaian Hiburan dan kegiatan tersebut, seperti Hiburan Rakyat Topeng Budong, Degung Purwaloka, Tanjidor, Odong-odong RT Utama, dan pagelaran seni Tari Lokal. Lalu ada juga pelayanan publik berupa Mini MCU dari RS Medirosa dan pelayanan pembuatan rekening Bank BCA, serta kegiatan penaburan ikan hingga mancing gratis di Situ Rawabinong.

“Ngaraksa Budaya, Miara Warisan Karuhun. Mari kita rawat budaya dan jaga warisan para leluhur agar tetap hidup di tengah masyarakat,” ungkap Ajo Subarjo.

ARNews

Mengenal Destinasi Wisata:

Situ Rawabinong Sebagai salah satu sasaran icon pariwisata

Wilayah yang terletak di Kabupaten Bekasi, Situ Rawa Binong memiliki banyak potensi wisata unggulan, yaitu pemandangan air yang tenang, sejuk dan nyaman sebagai tempat berteduh, sajian kuliner khas warga setempat dan area mancing gratis dan atau sekedar menikmati wahana air berupa Bebek Gowes dan bersepeda santai di sepanjang bibir Situ Rawabinong.

Objek wisata Situ Rawabinong sangat strategis, berada di tengah kawasan Industri besar Asia sekelas Delta Mas, Jababeka, Lippo Cikarang, Kawasan Industri Terpadu Indonesia China (KITIC) dan Greenland International Indistrial Centre (GIIC).

Lalu memiliki akses terdekat ke pintu tol Cikarang Pusat hanya 1 menit dan dukungan infrastruktur jalan beraspal yang sangat lebar, selebar row 12. Upacara Sedekah Bumi Potensi Desa Wisata Hegarmukti tidak hanya Situ Binong. Tapi, nilai budaya yang menjadi daya tarik utama sejak tahu 1917 berupa upacara Sedekah Bumi yang menjadi tradisi adat tahunan masyarakat. Momen adat tersebut selalu ditunggu-tunggu, baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Karena, selain dipandang unik dan menarik di dalamnya terdapat nilai budaya berupa tradisi ruwatan, ngawinkeun cai, potong hewan kerbau, ngarak tumpeng, persembahan hasil bumi dan pagelaran seni tradisional yang merupakan khazanah seni budaya asli Indonesia. Situasinya menggambarkan kehidupan masyarakat tempo dulu, mulai dari busana yang dikenakan masyarakat dan jajanan tradisional yang disediakan masing-masing RT dan RW. Wisatawan yang menyenangi kesenian tradisional, dapat berkunjung ke Sanggar Seni Cahaya Gumelar di kampung budaya Desa Hegarmukti. Di tempat ini, wisatawan dapat mempelajari kesenian tradisional, dan atau foto selfie sambil memainkan alat musik tradisional. Tidak jauh dari lokasi wisata Situ Binong, terdapat rumah budaya yang masih terawat. Rumah panggung berbahan papan ini setiap bagiannya memiliki makna berupa unsur filosofis yang sarat dengan nilai-nilai religius, kepercayaan, norma dan budaya adat Kabupaten Bekasi.

ARNews

(Abdul Rachman)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *