Bupati Karawang Aep Syaepuloh berbicara saat audiensi tentang pengendalian alih fungsi lahan sawah di Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
Karawang, ARNews || Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengusulkan lahan pertanian pangan berkelanjutan atau LP2B baru seluas 86.170 hektare.
“Karawang tidak boleh kehilangan jati diri. Di tengah arus industrialisasi yang terus bergerak, kami tetap berdiri tegak menjaga sawah, menjaga petani, dan menjaga masa depan pangan bangsa, sebagai lumbung padi nasional,” kata Bupati Karawang Aep Syaepuloh, dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Selasa.
Usulan luas LP2B itu disampaikan Aep saat audiensi tentang pengendalian alih fungsi lahan sawah di Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan luas lahan LP2B tersebut merepresentasikan 87 persen dari total luas lahan baku sawah pada 2025, sebagai langkah nyata memenuhi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) secara presisi.
Berdasarkan Peraturan Daerah Karawang Nomor 1 Tahun 2018 tentang LP2B dan Peraturan Bupati Karawang Nomor 91 Tahun 2022, luas lahan sawah di wilayah Karawang mencapai 101.143,4 hektare.
Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri dalam arahannya mengatakan LP2B merupakan Astacita Presiden yang mesti dijalankan dan dilakukan dengan sebaik-baiknya.
Pemerintah pusat menetapkan target minimal 87 persen dari Lahan Baku Sawah (LBS) harus ditetapkan menjadi LP2B, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan serta mewujudkan swasembada pangan nasional.
Disebutkan, Karawang sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional telah mengusulkan luasan LP2B baru sebesar 86.170 hektare dengan persentase LP2B terhadap LBS di Karawang mencapai 87 persen.
Pemkab Karawang menyatakan komitmennya untuk terus menjaga keseimbangan antara perkembangan industri dengan daerah lumbung padi.
Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam melindungi lahan pertanian di Karawang sekaligus mendukung target nasional dalam sektor pangan.
Encu Susilawati
















Leave a Reply