Advertisement

Proyek Jembatan Diduga Proyek Siluman, Jembatan Jalan Penghubung Desa Kalijaya-Kecamatan Cikarang Barat dan Desa Sukajaya-Kecamatan Cibitung

Proyek Jembatan Diduga Proyek Siluman, Jembatan Jalan Penghubung Desa Kalijaya-Kecamatan Cikarang Barat dan Desa Sukajaya-Kecamatan Cibitung

ARNews, Kabupaten Bekasi _Pekerja proyek jalan jembatan penghubung antara dua desa, (Desa Kalijaya -Desa Sukajaya) dan dua kecamatan (Kecamatan Cikarang Barat – Kecamatan Cibitung), Proyek dugaan  di kejakan tidak safety dan tidak merujuk prosedur kerja, tidak adanya papan informasi kerja, bisajuga berdampak  barang matrial khawatir tidak kuat atau tidak bertahan lama,

Areal lokasi kerja tidak nampak terlihat Papan Rancangan Informasi kerja.(RAB)  Minim nya  APD, Kurangnya Pengawasan, Diduga proyek siluman pekerjaan jembatan. Tepatnya di CiBeL diantara dua penghubung desa dan penghubung dua kecamatan,

Istilah “proyek siluman” pada pembangunan jembatan merujuk pada proyek pemerintah atau desa yang dikerjakan tanpa papan informasi transparansi (tidak ada plang nama anggaran, sumber dana, dan pelaksana), atau dikerjakan secara sembunyi-sembunyi dan melanggar aturan. Hari Sabtu, 5/9

Ciri-Ciri Proyek Jembatan “Siluman”

• Tidak Ada Papan Informasi: 

Lokasi proyek tidak mencantumkan besaran anggaran, durasi pengerjaan, maupun asal sumber dana (seperti APBD atau Dana Desa), melanggar Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

• Minim Pengawasan & Transparansi:

Warga atau perangkat setempat sering kali tidak dilibatkan atau tidak mendapatkan sosialisasi memadai dari awal.

• Kualitas Konstruksi Diragukan:

Sering ditemukan pengerjaan asal-asalan, misalnya tidak menggunakan pondasi yang kuat atau struktur talut yang menggantung.

• Kasus Viral di Berbagai Daerah:

Istilah ini sering disematkan warga pada kasus nyata, seperti Jembatan “CiBe_el diduga proyek siluman yang menghabiskan angaran ratusan juta rupiah namun tidak fungsional, atau proyek perbaikan jembatan di berbagai daerah yang informasinya di duga sengaja dihilangkan.

Rencana pembangunan infrastruktur di wilayah sekitar kadang memicu sorotan publik terkait transparansi dan progresnya

Dengan adanya kegiatan aktivitas kegiatan yang tidak melengkapi Alat Pelindung Diri (APD). Kurangnya pengawasan di area kerja. Pembangunan yang semestinya menerkukan pemerhatian khusus, dikhawatirkan akan adanya dampak insiden kecil dan besar di lokasi pekerjaan jembatan kali CiBe-el

Jembatan penghubung dua desa jalan ditutup tanpa ada sosialisasi warga lingkungan setempat, cara pengerjaan yang kurangnya pengawasan:”Ujar Warga waktu di mintai keterangan ARNews.

Dinas-dinas terkait pemerintah desa maupun dinas yang berada di Pemda pemerintah kabupaten bekasi semestinya turut, atau turun serta mengawasi dengan adanya kegiatan proyek jembatan proyek siluman ini sangat meresahkan warga yang berdekatan dengan area kerja 

Kabupaten Bekasi Sangat disayangkan apabila pekerjaan-pekerjaan infrastruktur tidak di awasi.

REDAKSI 

ARNews

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *