Bos Noing Sosok Calon Kepala Desa Karang Haur Kecamatan Pebayuran, Orang nya Ramah dan humanis
Kabupaten Bekasi – ARNEWSOMLINE.co.id || Kabupaten Bekasi, sebanyak 154 desa dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi akan menyelenggarakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada 20 September mendatang Periode 2026-2034
Salah satu desa yang turut serta dalam penyelenggaraan demokrasi 8 tahunan di tingkat desa ialah Desa Karang Haur, di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat
Ada 2 Calon Kepala Desa Karang Haur yang terlihat spanduk/ Baliho nya yaitu Bos NOING dan incumbent Juwendi
Kedua Calon Kepala Desa Karang Haur ini akan memperebutkan 3000 suara kurang lebih yang tercatat sebagai daftar pemilih tetap (DPT) di Desa Karang Haur
Kedua sosok yang maju di Pilkades Desa Karang Haur ini sudah tak asing lagi bagi masyarakat Karang Haur, sekitar.
Misalkan Bos NOING Dia merupakan sosok calon Kepala Desa Karang Haur yang Ramah dan Humanis.
Ayah 2 anak ini asli dari Desa Karang Haur mengaku niat dirinya maju sebagai calon Kepala Desa Karang Haur, karena ada dorongan kuat untuk membawa Desa Karang Haur lebih maju lagi
Dari 12 Desa Sekecamatan Pebayuran Siap Memperebutkan menjadi kepala desa apalagi di era disrupsi teknologi seperti sekarang ini dimana anak-anak muda banyak yang membawa perubahan ke arah lebih baik.
Niat Bos NOING tersebut tak lepas dari dukungan warga Desa Karang Haur terlebih mereka berasal dari kalangan milenial dan tokoh-tokoh masyarakat.
Bos NOING mengaku, niat menjadi Kepala Desa bukan mengejar jabatan, melainkan sebagai sarana pengabdian untuk perubahan Desa Karang Haur dalam menjawab tantangan pesatnya teknologi dan pembangunan di berbagai sektor.
Terkait pesaingnya ialah seorang incumbent menjabat sebagai kepala desa,di periode 2018-2026, tak gentar. Sebab, warga Desa Karang Haur memiliki hak untuk memilih calon pemimpin mereka sesuai dengan hati nurani demi kemajuan Desa Karang Haur
Yang penting, pemilihan calon Kepala Desa Karang Haur berharap berjalan lancar aman kondusif gan damai, tertib, serta tidak ada unsur paksaan kepada warga untuk memilih calon pungkasnya
(Siti Kurnia)















Leave a Reply