Program “Sasar Desa” 2026 Diluncurkan, Desa Nagrak Targetkan Satu Sarjana di Setiap Desa
ARNewsII BOGOR – Pemerintah Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, resmi meluncurkan program beasiswa “Sasar Desa” (Satu Sarjana Satu Desa) tahun 2026. Program ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa, sekaligus membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Nagrak, Pada Kamis (30/04/2026).
Kepala Desa Nagrak, H. Agus Sahrudin, S.Pd.I, menegaskan bahwa program ini merupakan komitmen nyata pemerintah desa dalam mencetak generasi unggul yang mampu berkontribusi langsung bagi pembangunan desa ke depan.
“Melalui program Sasar Desa ini, kami ingin memastikan setiap desa memiliki minimal satu sarjana yang lahir dari putra-putri daerah sendiri. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan Desa Nagrak,” ujar H. Agus.
Ia juga menambahkan bahwa program ini tidak hanya sekadar bantuan pendidikan, tetapi juga upaya membangun masa depan desa melalui generasi muda.
“Kami ingin anak-anak Desa Nagrak punya kesempatan yang sama untuk kuliah dan meraih cita-cita. Jangan sampai keterbatasan ekonomi menjadi penghalang. Pemerintah desa hadir untuk mendukung mereka,” tambahnya.
Program beasiswa ini ditujukan bagi pelajar berprestasi maupun yang memiliki keterbatasan ekonomi, agar tetap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Pemerintah desa berharap, para penerima beasiswa nantinya dapat kembali dan mengabdi untuk membangun desa dengan ilmu yang telah diperoleh.
“Harapan kami, setelah lulus nanti, para penerima beasiswa bisa kembali ke desa dan ikut membangun, membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat,” pungkasnya.
Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan, program ini juga diharapkan mampu menekan angka putus sekolah dan meningkatkan semangat belajar di kalangan generasi muda.
Dengan adanya Sasar Desa 2026, Desa Nagrak optimistis dapat menciptakan sumber daya manusia yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan, sekaligus menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mendorong kemajuan melalui pendidikan.(RQ)
















Leave a Reply