Advertisement

Perumda Tirta Bhagasasi: Peringatan Nuzulul Quran Mewarnai Silaturahmi Pegawai dan Eks Direksi

Silaturahmi Pegawai dan Eks Direksi Warnai Peringatan.Nuzulul Quran di Perumda Tirta Bhagasasi

ARNews || Bekasi – Dewan Kemakmuran Masjid Baiturrahman menggelar peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah dengan menghadirkan KH. Sholeh Sofyan sebagai penceramah yang menyampaikan tausiyahnya jelang waktu berbuka puasa, Kamis (5/3/2026).

Peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan iftar jamai ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara pegawai Perumda Tirta Bhagasasi dengan sejumlah purnabakti, hingga eks direksi yang diwakili oleh Usep Rahman Salim, Sholihat, dan Ahmad Firdaus. Adapun jajaran direksi definitif diwakili oleh Direktur Utama Reza Lutfi dan Direktur Teknik Rika Nur Santika.

Reza yang membuka acara ini menyampaikan bahwa kehadiran para senior eks direksi merupakan bukti melekatnya sikap Islami pada diri mereka yang patut untuk diteladani.

“Kehadiran beliau-beliau ini bukti bahwa mereka menunjukkan sikap Islami, yakni menjaga jalinan silaturahmi juga persaudaraan meskipun kini sudah tidak aktif lagi. Semoga kehadiran mereka memberikan keberkahan yang juga dapat dipedomani oleh pegawai yang saat ini masih diamanahi menggerakkan roda perusahaan,” ucap Reza.

“Sementara dalam tausiyahnya, KH. Soleh Sofyan, M.Ag yang menyampaikan materi bertema “Integrasi Nilai-Nilai Qurani dalam Budaya Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas Serta Berkah Perusahaan”, menyebutkan bahwa bekerja merupakan salah satu jalan untuk menuju surga Allah SWT.

“Sebab surga tidak cukup jika digaransikan dengan ibadah simbolis yang pelaksanaannya hanya memakan sebagian dari keseluruhan waktu dalam setiap harinya,” ucap KH. Soleh Sofyan, M.Ag

Misalnya saja jika seluruh waktu solat, membaca Al Quran, dzikir, dan ibadah lainnya ditotal dalam satu waktu, tetap tak lebih lama daripada waktu yang digunakan untuk menjalani aktivitas, bahkan untuk tidur sekalipun.

“Maka dari itu, agar mendapat keberkahan dan bernilai ibadah, maka selalu libatkan Allah SWT dalam menjalankan aktivitas apa pun. Termasuk juga saat bekerja. Apalagi bagi pegawai di Perumda Tirta Bhagasasi, kewajiban tugas yang ditunaikan juga menjadi amal soleh yang menghadirkan pahala panjang karena manfaatnya yang senantiasa berlanjut,” ucapnya.

Nilai itulah, yang juga diharapkan Dirut Perumda Tirta Bhagasasi Reza Lutfi bisa diterapkan oleh seluruh pegawai, agar semuanya menjalankan tugas sebaik mungkin karena bernilai ibadah dan juga meraih kembali kejayaan perusahaan.

Dalam kesempatan tersebut juga Perumda Tirta Bhagasasi dan pengurus DKM Baiturrahman menyerahkan santunan untuk kaul yatim, dhuafa, juga warga dan pengurus masjid dari lingkungan sekitar perusahaan.

Tema: Integritas Al-Quran Dalam Budaya Kerja Untuk Meningkatkan Produktivitas Serta Berkah Perusahaan.

“Puasa mengajarkan Integritas yang tinggi, Dalam Budaya Kerja Untuk Meningkatkan Produktivitas Serta Berkah Perusahaan. Tetap di bulan puasa ini meski kita berpuasa tidak mengurangi dalam melaksanakan pekerjaan, dari awal Integritas. Al-Quran dalam budaya kerja untuk mengajarkan Integritas yang tinggi.

“Integritas Al-Qur’an dalam budaya kerja bukan sekadar kepatuhan pada aturan, melainkan pengintegrasian nilai-nilai tauhid, kejujuran, amanah, dan ihsan ke dalam setiap aktivitas profesional. Pendekatan ini mengubah paradigma kerja dari sekadar mencari nafkah menjadi ibadah, yang pada gilirannya meningkatkan produktivitas melalui etos kerja tinggi dan mendatangkan keberkahan bagi perusahaan. 

Berikut adalah jabaran tema tersebut berdasarkan perspektif Al-Qur’an:

1. Fondasi Integritas dalam Budaya Kerja

Integritas berbasis Al-Qur’an mencakup keselarasan antara niat, ucapan, dan tindakan. 

•Amanah (Kepercayaan): Menjaga tanggung jawab dan tugas, sesuai QS. An-Nisa: 58. Amanah adalah pondasi kepercayaan dalam tim dan hubungan dengan klien.

•Jujur (Siddiq): Menjunjung tinggi kejujuran dalam berbisnis, tidak memanipulasi data, dan berani mengakui kesalahan (QS. At-Taubah: 119).

•Ikhlas: Bekerja bukan hanya untuk atasan, melainkan untuk mencari rida Allah, yang menghilangkan kejenuhan dan meningkatkan dedikasi (QS. Al-Bayyinah: 5). 

2. Peningkatan Produktivitas melalui Nilai Al-Qur’an

Produktivitas dalam Islam bukan hanya soal kuantitas, melainkan kualitas (ihsan) dan kebermanfaatan.

-Ihsan (Etos Kerja Tertinggi): Bekerja dengan sempurna, tekun, dan sebaik mungkin karena merasa diawasi oleh Allah (QS. At-Taubah: 105).

-Profesionalisme dan Inovasi: Mendorong karyawan untuk terus belajar dan berinovasi sebagai bentuk syukur atas potensi diri (QS. Al-Mulk: 15).

-Keseimbangan (Tawazun): Menjaga keseimbangan antara hak pribadi, kewajiban pekerjaan, dan ibadah, sehingga mencegah burnout dan menjaga fokus. 

2. Peningkatan Produktivitas melalui Nilai Al-Qur’an

Produktivitas dalam Islam bukan hanya soal kuantitas, melainkan kualitas (ihsan) dan kebermanfaatan.

•hsan (Etos Kerja Tertinggi): Bekerja dengan sempurna, tekun, dan sebaik mungkin karena merasa diawasi oleh Allah (QS. At-Taubah: 105).

•Profesionalisme dan Inovasi: Mendorong karyawan untuk terus belajar dan berinovasi sebagai bentuk syukur atas potensi diri (QS. Al-Mulk: 15).

•Keseimbangan (Tawazun): Menjaga keseimbangan antara hak pribadi, kewajiban pekerjaan, dan ibadah, sehingga mencegah burnout dan menjaga fokus. 

3. Berkah Perusahaan (Keberkahan dan Keberlanjutan)

Berkah berarti bertambahnya kebaikan secara spiritual maupun material, seperti ketenangan, keamanan, dan pertumbuhan yang stabil. 

•Rezeki Halal: Memastikan seluruh proses bisnis (produksi, pemasaran, keuangan) bebas dari riba, gharar (ketidakpastian), dan haram (QS. Al-Baqarah: 188).

•Keadilan (Fairness): Mengelola perusahaan dengan adil, termasuk memberikan hak karyawan tepat waktu dan tidak menzalimi pihak lain.

•Kesuksesan Dunia dan Akhirat: Perusahaan tidak hanya mengejar profit, tetapi juga falah (kebahagiaan/kesuksesan). 

Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman budaya kerja, perusahaan akan menghasilkan produktivitas yang berlandaskan profesionalisme sekaligus memperoleh keberkahan yang berkelanjutan. 

Forum Tirta Bhagasasi yang hadir dari berbagai kepengurusan Pegawai dan Eks Direksi, selesai acara di akhiri dengan do’a bersama sekaligus dilanjut dengan berbuka puasa bersama.

ARNews: Encu Susilawati

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *