
ARNewsonline.co.id || Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui informasi mengenai jumlah korban bencana banjir bandang dan tanah longsor Sumatera per Sabtu, 20 Desember 2025 sore.
“Meninggal 1071 jiwa, hilang 185 jiwa, terluka 7 ribu jiwa,” demikian keterangan BNPB, seperti dipantau dari laman resminya.
BNPB memerinci para korban tersebut tersebar di tiga provinsi antara lain Aceh sebanyak 455 korban meninggal dunia, korban hilang sebanyak 30 orang, sementara yang terluka 4,3 ribu jiwa.
Kemudian, di Sumatera Barat, BNPB mencatat ada 247 korban meninggal dunia, 84 orang hilang, dan 382 orang terluka. Sedangkan di Sumatera Utara, BNPB mengungkap korban meninggal ada sebanyak 369 jiwa, kemudian hilang 71 orang, dan terluka 2,3 ribu.
Selain itu, BNPB mencatat ada 52 kabupaten atau kota yang terdampak bencana Sumatera pada akhir November 2025 lalu.
Menurut rincian BNPB, di Aceh ada 18 kabupaten/kota yang terdampak bencana, di Sumbar ada 16 kabupaten/kota, dan di Sumut 18 kabupaten/kota.
Akibat bencana banjir dan longsor itu, tidak hanya korban jiwa yang timbul. Melainkan sejumlah fasilitas dan rumah warga mengalami kerusakan.
“147.236 rumah rusak,” tulis BNPB.
Selain rumah rusak, BNPB mencatat kerusakan juga terjadi pada 1,6 ribu fasilitas umum, 219 fasilitas kesehatan, dan 967 fasilitas pendidikan.
BNPB menambahkan, 434 rumah ibadah, 290 gedung atau kantor, dan 145 jembatan juga mengalami kerusakan akibat banjir bandang dan tanah longsor itu.
Redaksi
















Leave a Reply