Daftar 10 Wilayah di Jawa Tengah yang Terendam Banjir pada Januari 2026.
ARNews || Semarang — Banjir melanda 10 wilayah di Jawa Tengah pada Januari 2026, termasuk Demak dan Kudus, akibat curah hujan tinggi. BNPB dan BMKG lakukan. Bencana hidrometeorologi mulai dari banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem, telah melanda sejumlah wilayah rawan di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sejak awal bulan Januari 2026. Berdasarkan laporan kejadian bencana oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana banjir menjadi bencana yang paling banyak melanda Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah yang mengakibatkan sejumlah warga diharuskan untuk mengungsi. Curah hujan yang tinggi menjadi pemicu utama terjadinya bencana banjir di sejumlah wilayah rawan Jawa Tengah. Dilansir dari akun resmi @bnpb_indonesia, Senin (19/1/2026), terkait infografis kejadian bencana yang terdampak signifikan pada Sabtu (17/1/2026) dan Minggu (18/1/2026), BNPB mencatat 10 wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah yang dilanda bencana banjir pada bulan Januari 2026.
BNPB mencatat bahwa bencana banjir telah melanda Kabupaten Demak Satu, sejak Kamis (8/1/2026). Bencana banjir di kabupaten ini 16.573 jiwa dengan 5181 unit rumah terdampak. Sementara itu, untuk kondisi banjir terbaru di kabupaten ini, Tinggi Muka Air (TMA) dilaporkan berkisar pada 10-65 sentimeter.
2. Kabupaten Kudus
Di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah bencana banjir telah melanda wilayah ini sejak Jumat (9/1/2026) lalu. Berdasarkan laporan terakhir BNPB, telah ada 2 jiwa meninggal dunia, 47.050 jiwa terdampak, dan 2.178 jiwa mengungsi dengan 7.273 unit rumah terdampak. Belum kunjung surut, TMA banjir di kabupaten ini masih mencapai 5-30 sentimeter.
3. Kabupaten Batang
Kabupaten Batang menjadi wilayah selanjutnya di Jawa Tengah yang juga dilanda bencana banjir sejak Jumat (16/1/2026). Di kabupaten ini, banjir mengakibatkan 15.184 jiwa terdampak, 4 jiwa mengungsi, dan 2.800 unit rumah terdampak. Sementara itu, kondisi banjir di Kabupaten Batang dilaporkan masih belum surut.
4. Kabupaten Pekalongan
Kabupaten Pekalongan, Pada Jumat (16/1/2026) bencana banjir juga merendam wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Dari bencana tersebut, terdapat 285 jiwa yang terdampak, 68 jiwa mengungsi, serta 90 unit rumah terdampak. Untuk kondisi terakhir, BNPB melaporkan bahwa TMA banjir di Kabupaten Pekalongan berkisar pada 30 sentimeter.
5. Kabupaten Pati
Berdasarkan laporan infografis BNPB, Kabupaten Pati telah terendam banjir sejak Jumat (9/1/2026). Sampai laporan BNPB pada Minggu (18/1/2026), diketahui bencana banjir ini telah mengakibatkan 20.000 jiwa terdampak, 950 jiwa mengungsi, dan 10.700 unit rumah terdampak. Selanjutnya, untuk kondisi terakhir, banjir di Kabupaten Pati masih dalam tahap penanganan.
6. Kabupaten Kendal
Kabupaten Kendal juga turut merasakan bencana banjir yang mulai merendam wilayah ini sejak Kamis (15/1/2026). Akibat bencana banjir ini, terdapat 25.239 jiwa terdampak dengan 10.000 unit rumah terdampak. Berdasarkan laporan BNPB terakhir, banjir di Kabupaten Kendal masih belum surut dengan TMA berkisar 5-40 sentimeter.
7. Kabupaten Pemalang
Kabupaten Pemalang telah merasakan bencana banjir sejak Jumat (16/1/2026). Bencana ini menyebabkan 13.178 jiwa terdampak, 92 jiwa mengungsi, dan 2.987 unit rumah terdampak. Sementara itu, untuk kondisi banjir terakhir di Kabupaten Pemalang, TMA masih berada di kisaran 40-150 sentimeter.
8. Kota Pekalongan
Di Kota Pekalongan, bencana banjir mulai merendam wilayah ini sejak Sabtu (17/1/2026). Telah dua hari dilanda banjir, diketahui telah ada 800 jiwa yang mengungsi akibat bencana ini. Untuk kondisi terakhir, TMA banjir di Kota Pekalongan berada di kisaran 10-100 sentimeter.
9. Kabupaten
Jepara Kabupaten Jepara menjadi wilayah selanjutnya di Jawa Tengah yang turut dilanda bencana banjir sejak Kamis (15/1/2026). Akibat banjir yang merendam wilayah ini, diketahui telah ada 136 KK yang terdampak dengan 136 unit rumah terdampak. Berdasarkan laporan infografis BNPB pada Sabtu (17/1/2026), kondisi banjir di Kabupaten Jepara terpantau telah surut.
10. Kota Semarang
Kota Semarang tercatat juga dilanda bencana banjir pada Kamis (15/1/2026). Bencana banjir ini menyebabkan 1.373 jiwa terdampak dengan 530 unit rumah terdampak. Berdasarkan laporan BNPB pada Sabtu (17/1/2026), kondisi banjir di Kota Semarang terpantau mulai berangsur surut. Untuk mengurangi intensitas curah hujan di wilayah rawan banjir di Provinsi Jawa Tengah, BNPB telah bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Langkah OMC dilakukan sebagai upaya mitigasi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, dan lain-lain kembali terjadi atau memperparah di sejumlah wilayah jawa tengah.
(Encu Susilawati
















Leave a Reply